Monday, October 20
One regret...
why?? my god, i feel so sad and frustrated today.. not the whole day, i mean just now.. i was searching for new blog templates and suddenly found a very nice one.. i viewed the templates laa...
then tried it on my blog.. it looked pretty fantastic though.. but then, when it came to think of it, i might lose all my widgets and stuff.. so i decided not to change my previous layout..
but...
but...
but...
this bloody thing saved the templates!! so i lost everything that i've been working on so far.. my chat collection.. my bloglist.. my websites... my.. my... ALL!!!
vaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
so..it's like beginning a new story..(though my posts are still there).. so guys.. please~~
CONTAMINATE my cbox!!!! huhuuu... i love to collect ur thoughts.. ur writing..
wawawawawa...... write sumtin in..
pls pls pls...
hwaaaaaaaaaa....
Saturday, October 18
.:: Hati ::.
begitulah yg diperkatakan oleh seorang senior dalam satu kuliah maghrib (itu lebih kurang rr.. bukan exactly camtue..) yg pada hakikatnya, aku sendiri pun tidak menghadirkan diri ke majlis ilmu itu due to unforseen circumstances. pun begitu, sahabat aku cerita rr sedikit sbyk ttg apa yg dibincangkan dalam kuliah tersebut. dan aku tertarik la dgn ayat itu, perumpaan yg dinyatakan. hati ibarat laut?
betul. hati memang begitu. boleh terima apa shj. benda baik, benda jahat, benda kecik, benda besar.. semua boleh larut dalam hati as in boleh disimpan dlm hati.. dan byk2 benda inilah yg sebenarnya mampu mengubah seseorang itu.. kalau selalu sgt dgr lagu metal, ataupun selalu sgt tgk violence - bunuh orang, torture gila2 - hati boleh jadi keras. apabila ini berlaku, susah la kita nk mendapat hidayah Allah. apabila da susah, mula la nk jadi babil. x reti bahase.. org cakap x nk dgr and all. oleh sbb itulah, maka kita perlu memasang satu filter kt hati kita.. iaitu filter yg dinamakan akidah islamiah and iman.. tapis benda2 yg nk dimasukkan dlm badan kita.. nk masukkan dlm hati kita.. inilah salah satu cara nk jaga hati..
kenapa perlu jaga hati? sebab..
أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً
إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ
وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ
أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ
".. ketahuilah! bahawa dalam tubuh ada seketul daging, apabila baik ia maka baik lah keseluruhannya (tubuh itu), apabila rosak ia maka rosaklah keseluruhannya (tubuh itu). ketahuilah, ia adalah HATI. " (riwayat Bukhari dan Muslim)- hadis no 6 dalam hadis 40 -
itulah sebabnya. hati kita yg mengcontrol kita.. jika hati kita baik maka kita pon akn jd baik.. kalo hati kita jahat.. jahatlah kita.. oleh itu, lindungilah hati kita drpd benda2 yg jahat..
wallahualam..
Friday, October 17
- Lagha skett.. -
"And we'll all dance alone to the tune of your death
We'll love again, we'll laugh again
And it's better off this way
Well I tried
One more night
One more night
well I'm laughin' out! cryin' out! laughin' out loud
I tried, well I tried, well I tried,
'Cause I tried, but I lied
I lied
I tried
I tried
I tried, well
And we'll love again, we'll laugh again
We'll cry again and we'll dance again
And it's better off this way
So much better off this way
I can't clean the blood off the sheets in my bed!
And never again, and never again
They gave us two shots to the back of the head
And we're all dead now.."
this is one of my favorite songs, 'i never told you what i did for a living', by My Chemical Romance.. by the way they sing, you can't really put it in the same zipcode as song, but hey! that's what emo goth is all about.. scream your lungs out. i can't afford to do that so i just listen to this kind of songs.. though there's no significant message that can be found in the song, it does really help me to steam off a litle bit.. here's the mechanism : i play this song loudly, sometimes my friends will accidentally listen to it. and as this is a 'hardcore' song that only certain eardrums can accept (like those of mine), my friend got stressed up. yeah, listening to people screaming, and those drums and electric guitars - whose soft hearts can bare the noise?? haha.. so it's like.. this song acts as a medium to transfer my tense to others.. btw, that was the lyrics towards the end of the song already..
Thursday, October 16
Permainan dan pengarajannya..
pemadam.
Guru itu berkata, "Saya ada satu permainan... Caranya begini, ditangan
kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada kayu pemadam. Jika saya angkat kapur ini, maka
sebutlah "Kapur!",jika saya angkat kayu pemadam ini, maka katalah "Pemadam!"
Anak muridnya faham dan seterusnya menyebut dengan betul. Guru bersilih- ganti mengangkat tangan kanan dan kirinya,semakin lama semakin cepat.
Beberapa saat kemudian guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka
sebutlah "Pemadam!", jika saya angkat kayu pemadam, maka katakanlah "Kapur!".
Dan diulangkan seperti tadi, tentu saja murid-murid tadi keliru dan kekok, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka kembali biasa dan tidak kekok lagi.
Selang beberapa saat, permainan berhenti...
Guru tersenyum kepada anak muridnya. "Murid-murid, begitulah kita umat Islam. Mulanya yang haq itu haq,yang bathil itu bathil. Kita begitu jelas membezakannya. Namun kemudian, satelah musuh kita memaksakan kepada kita dengan perbagai cara untuk menukarkan sesuatu, perkara yang haq telah menjadi bathil, dan sebaliknya."
Pada mulanya agak sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapi kerana terus disosialisasikan dengan
pelbagai cara menarik oleh mereka,lambat laun kita akan terbiasa dengan hal itu, seterusnya kita mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kita tidak pernah berhenti membolak-balik dan menukar nilai murni akidah/hukum Islam dari masa ke semasa.
"Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, Zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, tanpa rasa malu, sex sebelum nikah menjadi suatu kebiasaan dan trend, hiburan yang asyik dan panjang sehingga melupakan yang wajib adalah biasa,materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan lain lain."
"Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari,anda sedikit demi sedikit menerimanya tanpa rasa ia satu
kesalahan dan kemaksiatan. Faham?" tanya Guru kepada anak muridnya.
"Baik untuk permainan kedua..." Gurunya meneruskannya...... "Cikgu ada Qur'an,cikgu akan
letakkannya di tengah karpet. Sekarang anda berdiri diluar karpet. Permainannya
adalah , bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada ditengah tanpa memijak karpet?"
Murid-muridnya berfikir .
Ada yang mencuba dengan tongkat, dan selainnya. Akhirnya Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet .."Murid-murid, begitulah ummat Islam dengan musuhnya. .. Musuh Islam tidak akan memijak-mijak anda dengan terang- terangan, kerana tentu anda akan menolaknya dengan mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tapi mereka akan monolak kita secara ansur-ansur, sehingga kita tidak sedar."
"Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina tapak yang kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat.
Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau dimulai dengan tapaknya dulu, tentu saja dinding dan peralatan akan dikeluarkan dulu, kerusi dipindahkan dulu, almari
dibuang dulu satu persatu, baru rumah dihancurkan.
"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Ia tidak akan menghentam terang-terangan, tapi ia akan perlahan-lahan merusakan kita. Mulai dari perangai kita, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga
meskipun kita muslim, tapi kita telah meninggalkan ajaran Islam dan mengikuti cara mereka... Dan itulah yang mereka inginkan."
"Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh musuh kita... "
"Kenapa mereka tidak berani terang- terang memijak-mijak kita, cikgu?" tanya
murid- murid.
"Sesungguhnya dahulu mereka terang- terang menyerang Islam, misalnya
Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tapi sekarang tidak lagi." "Begitulah Islam... Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sedar, akhirnya hancur. Tapi kalau diserang secara terang-terangan,kita akan bangkit serentak, baru mereka gerun".
"Kalau begitu, kita selesaikan pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdoa dahulu sebelum pulang..."
Apa pngajaran yg bleh kita ambil?? Renung-renungkan....
- courtesy of apisbp -
Sunday, October 12
Shahadatul Haq
Assalamualaikum wbt..
Pernah suatu hari dahulu ketika ana sdg chatting ngan sahabat ana, kami tiba2 tersentuh masalah umat. Kami bincangkan tentang umat islam di akhir zaman nie, yg mana mereka ditindas. Ada antara kita yg dlm keadaan yg amat2 lagha.. sibuk mengikut perkembangan dunia hiburan. Boleh dikatakan segala jenis gossip, baik yg benar atau tidak, baik yg baik atau buruk, yg besar atau kecil, semua dia tahu. Hal inilah yg sebenarnya tidak berapa betul. Hanyut di dunia hiburan sehinggakan masalah saudara sendiri tidak dipedulikan.. subhanallah, apa nk jd.. ana dan sahabat ana itu berasa agak kesal dgn sikap umat islam yg moden sekarang nie. Mengaku islam, tp islamnya entah ke mana. Hanya sekadar dalam IC shj kot.. ni satu lg masalah.. bincang punya bincang, ana pun sebutlah psl dakwah.. dier pon kater..
“Man qala la ilaha illallah, fa hua dai’e”
Begitu lah lebih kurang.. mafhumnya, sesiapa yg mengucapkan kalimah la ilaha illallah, maka dia seorang pendakwah. Ana x sure la plak tu ayat hadis ke from ulama.. pun begitu, apa yg penting, main point dia, saper2 yg mengucap ataupun islam, maka dia itu seorang pendakwah.. maka wajib atas dia utk berdakwah.. inilah salah satu komponen dlm shahadah yg kita saban hari ucapkan, supaya shahadah kita itu tidak menjadi seperti menanam tebu di tepi bibir sahaja.. (wakaka).
Pada 10-12/10/2008 bertempat di masjid al-ubudiyyah, seksyne 19 shah alam, berlangsungnya satu program yg diberi nama shahadatul haq(SH). Org yg membawa SH ni bernama al- akh Yusof, seorang pelajar UIA yg berasal dr Brunei.. jd utk post kali ini, ana inging berkongsi apa yg telah disampaikan oleh beliau kerana ini juga merupakan tanggungjawab ana sbg seorang muslim.
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ
“Dan demikianlah (sebagaimana Kami telah memimpin kamu ke jalan yang lurus), Kami jadikan kamu (wahai umat Muhammad) satu umat yang pilihan lagi adil, supaya kamu layak menjadi orang yang memberi keterangan kepada umat manusia (tentang yang benar dan yang salah) dan Rasulullah (Muhammad) pula akan menjadi orang yang menerangkan kebenaran perbuatan kamu…..”(2:143)
Ayat di atas menjadi dalil kpd isi yg nk disampaikan. Sebenarnya, kita semua yg bergelar muslim, kita yg menganut agama islam mempunyai satu tanggungjawab yg besar.. adapun tanggungjawab yg ana nk ckp kt sini bukanlah solat lima waktu atau pun puasa.. tapi ia diberi nama DAKWAH. Tanggungjawab kita x cukup dgn melaksanakan rukun islam dan rukun iman shj.. kita perlu menyampaikan islam kpd org lain. Kita perlu menarik mereka2 yg hanyut dalam dunia hiburan, yg lemas di alam dunia, yg x berpijak di bumi yg nyata, yg.. apa lg??.. mcm2 la.. kita perlu tarik semua kuli2 Allah ini kmbali ke dalam kandang ubudiyyah – kandang pengabdian diri kpd Allah.. sedarkan mereka semua bahwa kita semua ni hidup di dunia x lama.. dan kpd Allah jugalah tmpt kita akan kembali.. sedarkan tentang tujuan hidup kita. Kita hidup bkn utk dunia, tp untuk akhirat. Firman Allah swt:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan (ingatlah) Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka menyembah dan beribadat kepadaKu.”(51:56)
Itulah tugas kita, tujuan hidup kita sebenarnya..
Dalam kita berdakwah, kita perlu lebih fokuskan kpd umat islam itu sendiri dahulu sblm kita menyampaikan islam kpd org yg belum sempat beriman kpd Allah. Bknlah bermaksud jgn layan org kafir, jgn smpaikan islam kpd org kafir, tapi lebihkan masa untuk terangkan islam kpd muslim yg terpesong terlebih dahulu. Sbb, x pelik ke kita nk terangkn something kpd org lain, sedangkn org yg terdekat dgn kita pun x faham lg?
Jd in a nutshell, tugas utk SH ni ada 2 yakni kita raser kita perlu jelaskn islam dgn seterang-terangnya, sbgmana Rasulullah s.a.w terangkan kpd umat sblm kita, then perlu buat org laen pon buat mcm tu jgak.. second one, fikir cara utk lakukan tanggungjawab dakwah ini..
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ كَتَمَ شَهَادَةً عِنْدَهُ مِنَ اللَّهِ ۗ
“…Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menyembunyikan keterangan (saksi dan bukti) yang telah diberikan Allah kepadanya?...”(1:140)
Wednesday, October 1
Selamat Hari Rayer~~~
(wakaka.. telebih sudaa...) ana di sini ingin mintak maaf kalo ader
aper2 yg pembaca terasa atas perbuatan ana, percakapan ker..
aper2 laa... sila jgn simpan dlm hati...
pd bulan yg mulia ini.. saling bermaaf maafan lah anatara kita..
ahha...
the story b4 rayer..
- i baked fruitcake with my sister
- i made rendang!
- they both taste marvellously fantastic
- wahahahahahaha....